Mari Bantu Anak Menemukan Rasa Percaya Dirinya

Mari Bantu Anak Menemukan Rasa Percaya Dirinya

Orangtua haruslah terlibat membantu anak menemukan rasa percaya dirinya. Kepercayaan diri pada masing-masing anak berbeda-beda, tergantung dari karakter mereka semenjak kecil. Namun, anak dengan keyakinan diri yang tinggi sekalipun, tanpa perhatian dari Ayah bunda mereka dapat saja menjadi tidak percaya diri.

Sedangkan untuk anak yang tidak terlampau suka menonjol, keyakinan diri mereka dapat diajar sejak dini. Tetapi anda dilarang menjadi orang tua yang egois sebab tidak sabar hendak anak cepat bisa, karena yang terjadi malah malah memaksa atau mengurangi mereka secara berlebih. Misalnya saja ketika anak tidak suka menyanyi lalu anda memaksanya guna ikut lomba bernyanyi.

Terlalu memaksakan anak mengerjakan sesuatu yang belum disukainya atau dikuasainya melulu akan menciptakan anak semakin tidak percaya diri. Untuk tersebut coba lakukan sejumlah tips inilah ini untuk membantu anak percaya diri tanpa mesti memaksanya.

Berikan penghargaan untuk anak
Setiap anak pasti hendak membuat orang tuanya bangga dan bahagia. mereka bercita-cita setiap perbuatan yang mereka kerjakan memiliki makna bagi orang tuanya. Hal tersebut juga yang bisa menumbuhkan keyakinan diri anak. Bagi itu, saat anak mengerjakan hal-hal baik, berikanlah penghargaan untuknya, supaya anak menyadari dan mengapresiasi perilakunya tersebut.

Misalnya, saat anak membantu kita, katakan padanya “Terimakasih guna bantuannya Kak,” atau saat anak menemukan nilai yang baik katakan padanya “Bagus sekali Kak, semakin dinaikkan ya pelajarannya.” Bahkan saat anak merasakan kegagalan meskipun dia telah berjuang keras, katakan padanya , “Tidak apa Kak, anda sudah lumayan baik. Mama yakin selanjutnya, andai kamu lebih berjuang lagi, anda pasti bisa.”

Dukung Kesukaan Anak
Apakah anak kita mempunyai minat atau ketertarikan bakal sesuatu? Jika ada, dukunglah segala Minat yang disukainya. Saat anak menikmati bahwa orangtua berada dipihaknya guna mendukungnya, maka anak bakal semakin percaya diri.

Dalam masa penemukan keyakinan dirinya, tentu anak pun mengalami waktu sulit, anak merasakan emosi tidak stabil sehingga menciptakan rasa percaya dirinya menjadi merosot. Berusahalah guna selalu membantu anak guna bangkit kembali. Jangan memarahinya, andai dia mengerjakan kesalahan. Sebaliknya semangati anak dan ingatkan dia bahwa kegagalan bukanlah sesuatu yang buruk.

Luangkan Waktu guna Mendampingi Anak
Anak-anak selalu hendak menjadi prioritas urgen dalam hidup orang tuanya. Untuk tersebut sebagai orang tua, khususnya seorang ibu, saya dan anda butuh mempunyai waktu lebih tidak sedikit bersama anak. Kehadiran dan perhatian orangtua dapat menciptakan anak semangat. Kepercayaan diri anak pun bakal semakin meningkat ketika anda berada di dekatnya.

Namun, tidak boleh pernah menata anak sesuai kemauan Anda. Jangan menata mimpi atau kemauan anak. Banyak orang tua yang masih tidak menyadari urusan ini. Sehingga sering kali menata mimpi anaknya, tanpa peduli dengan opsi dan keputusan anak. Mungkin benar, niat orang tua baik dan hendak melihat anak berhasil, namun apa yang baik menurut keterangan dari kita belum pasti anak menyukainya. Ketika anak mengerjakan sesuatu yang tidak cocok Minat atau kemauan hatinya, maka dapat dipastikan anak semakin tidak percaya diri. (Enn)