Anak Suka Belajar Bila Caranya Menyenangkan

Anak Suka Belajar Bila Caranya Menyenangkan

Pada dasarnya masing-masing anak ialah pembelajar. Jadi tidak terdapat anak yang tidak suka belajar. Ketika mereka mendapatkan cara pembelajaran yang menyenangkan, mereka bakal dengan mudah mengetahui apa yang sedang mereka pelajari. Belajar bakal menjadi urusan yang menyenangkan untuk mereka, bukan sebab tertekan dan paksaan. Sebaliknya, saat yang mengajari tidak cukup menyenangkan, pemarah dan tidak sabar, anak bakal cepat merasa jenuh dan tidak inginkan belajar.

Dalam proses belajar mengajar, terdapat yang disebut cara anchoring, yakni mengaitkan antara latihan dengan yang memberi pelajaran. Bila yang memberi pelajaran unik dan mengasyikkan tentunya latihan akan digemari oleh anak.

Ketika jaman anda sekolah di bangku SMP, latihan matematika ialah salah satu latihan yang ditakuti murid. Bahkan bila gurunya tidak masuk mengajar, murid malah akan senang dan bertepuk tangan. Tetapi, bila teknik mengajar gurunya asyik, menyenangkan, sabar, baik dan telaten, tentunya latihan matematika bukan sesuatu latihan yang menakutkan ya?

Buatlah situasi supaya kita sebagai pengajarnya anak-anak menjadi objek perhatian yang menarik untuk mereka. Make your self interesting! Bila anda analogikan, laksana permainan topeng monyet. Sebelum atraksi topeng monyet dimulai, tukang topeng monyetnya menabuh musik terlebih dahulu supaya mendapat perhatian anak-anak.

Mereka tidak perlu mengajak anak-anak secara verbal guna menonton, melainkan malah anak-anak yang bakal datang dengan sendirinya sebab rasa hendak tahu dan ketertarikan mereka menyaksikan pertunjukan tersebut. Begitu pula bila kita hendak mengajarkan anak membaca. Bantu mereka guna menumbuhkan minat baca terlebih dahulu.

Kita dapat menceritakan buku-buku dengan tema yang unik dan digemari anak. Misalnya mengenai robot, hewan atau figur kartun kesenangan mereka. Dongengkan dengan suara keras dan intonasi yang tidak monoton. Buatlah supaya menjadi sesuatu yang menarik untuk anak. Sehingga mereka bakal curious (ingin tahu) dan bisa menjadi topik obrolan unik antara guru atau orang tua dan anak.

Ketika anak telah tertarik dan mempunyai rasa hendak tahu, perlahan bakal timbul minatnya guna membaca. Mereka bakal rajin memilih kitab yang mereka sukai guna dibaca. Ini dengan kata lain bahwa mereka sadar dengan sendirinya (motivasi intrinsik), bahwa dengan menyimak dan belajar mereka bakal mendapatkan tidak sedikit pengetahuan dan cakrawala.

Metode pengajaran yang mengasyikkan (Fun Learning) untuk anak umur 3-6 tahun dapat anda temukan di TK Madina Rabbani. Melalui cara Fun learning, biMBA menolong untuk menumbuhkan minat baca dan belajar anak sampai-sampai anak bakal senang dan menyukai pekerjaan baca dan belajar. Dunia anak ialah bermain, di TK madina Rabbani anak bisa bermain seraya belajar, jadi anak tidak merasa tertekan dan darurat dalam belajar sebab mereka belajar dalam kondisi yang menyenangkan. (Enn)