Kesalahan Ini Sering Dilakukan Orangtua Dalam Mendidik Anak

Mendidik anak ialah kewajiban masing-masing orangtua. Namun, terkadang kita hendak anak mengikuti keinginan orangtua dengan teknik yang salah. Hal sekecil apapun bakal terekam oleh anak, maka dari tersebut jangan meremehkan sekecil apapun tindakan yang dampaknya dapat merugikan anak di masa yang bakal datang.

Anak ialah peniru ulung, Ayah bunda mesti mengetahui anak, terlebih anak umur dini yang belum mengetahui mana yang salah atau benar. Mereka akan mengekor apapun yang dilihat, didengar, dan dialami dari orang-orang terdekatnya, khususnya Ayah bunda. Nah, inilah ini ialah 7 kekeliruan mendidik anak yang sering dilaksanakan Ayah Bunda:

1. Orangtua Tidak Pernah Salah
Kita hendak mendidik anak laksana apa yang anda inginkan, terkadang orangtua tidak memahami keinginan dan kesenangan anak. Sehingga apapun keinginan orangtua mesti dituruti oleh anak meskipun anak tidak menyukai. Misalnya, anak tidak menyenangi pelajaran matematika di sekolah, namun anak dipaksa mesti dapat dengan mengikuti sekian banyak macam les matematika dikomparasikan mencari Minat dan kesenangan anak yang lain.

2. Berbohong Kecil
Ayah bunda, pernahkah melakukan kedustaan kecil pada anak? Misal, seringkali anak bakal menangis ketika ditinggal orangtuanya, tetapi supaya anaknya tidak menangis terkadang orangtua mengerjakan kebohongan supaya anak berhenti menangis. Memang urusan itu dapat membuat reda sedangkan tetapi tidak baik untuk pertumbuhan anak di masa yang bakal datang. Anak bakal merasa tidak nyaman, kecewa, bahkan meniru tindakan tersebut pada orang lain

3. Mengancam Anak
Ancaman biasanya menjadi teknik paling gampang untuk menemukan hasil secepat mungkin. Biasanya ancaman ialah bentuk kecurigaan orangtua pada keterampilan anak, sehingga perlu ancaman supaya anak mengerjakan tugasnya. Ayah bunda, anak yang terbiasa ditakut-takuti akan tumbuh menjadi anak yang tidak percaya diri, penakut, atau kebalikannya pemberontak.

4. Menakuti Anak
Jurus tumpuan yang sering dilaksanakan orangtua untuk merayu anak dan mengikuti keinginan orangtua ialah dengan menakuti anak. Terkadang anda memandang sepele urusan ini, tahukah bahwa menakuti anak ialah cara yang tidak cukup tepat dalam mendidik anak. Banyak akibat negatif yang terjadi, salah satunya anak menjadi tidak aman, tidak nyaman, dan tidak jarang kali bergantung pada orangtua.

5. Ucapan dan Tindakan Tidak Sesuai
Orangtua butuh mempunyai sikap konsisten, yaitu kecocokan antara apa yang dibacakan dan tindakan. Seorang anak memiliki memori yang tajam, tidak boleh heran ketika anak protes atau menagih apapun dari orangtua. Jadi tidak boleh janji pada anak andai tidak dapat menepatinya, andai ada janji yang tidak dapat terpenuhi segera mohon maaf dan berikan dalil yang jujur pada anak.

6. Marah yang Berlebihan
Ayah bunda, perlu menilik bahwa memarahi anak ialah salah satu teknik mendidik yang sangat buruk. Saat Ayah bunda memarahi anak, malah kita tidak sedang mendidik mereka, tetapi melampiaskan kekesalan kita sebab tidak dapat mengatasi masalah dengan baik. Lebih baik berkata tegas, daripada keras. Bicara tegas dengan nada yang datar, namun serius dan menatap wajah anak lebih baik dibanding memarahi anak.

7. Selalu Menuruti Permintaan Anak
Betapa sayangnya anda terhadap anak, tidak boleh pernah menerapkan mendidik anak dengan teknik selalu menuruti permintaan anak. Orangtua mesti mengajarkan anak mengenai nilai baik dan buruk, benar dan salah, boleh atau tidak. Jika semenjak kecil saya dan anda selalu menuruti keinginan anak malah akan menciptakan anak menjadi anak yang egois dan manja, ia pun tidak mau berjuang karena apapun keinginannya selalu diisi oleh Ayah bunda. (Enn)