Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa Anak

Meningkatkan Kecerdasan Berbahasa Anak

Kecerdasan berbahasa adalah hal yang paling penting untuk anak umur dini. Melalui keterampilannya dalam memakai bahasa atau berkata-kata, anak-anak lebih gampang berkomunikasi dengan orang lain. Mereka pun mendapatkan ilmu dan empiris yang baru melewati kecakapannya dalam berbicara. Kita dapat menunjukkan anak dan menstimulasi kepintaran anak dalam berbahasa dengan teknik yang menyenangkan.

Inilah 5 teknik menyenangkan menstimulasi kepintaran pada anak dalam berbahasa:

1. Lewat Lagu dan Nyanyian
Bernyanyi ialah kegiatan yang menyenangkan, lirik lagu yang simpel dapat digunakan untuk mengembangkan kepintaran pada anak. Biasanya anak gampang menguasai lagu dengan tidak jarang mengulang-ulang lagu tersebut. Di samping itu, kosa kata yang dipelajari oleh anak bakal semakin meningkat sehingga mereka akan dapat mengucapkan ucapan-ucapan dengan tepat.

Di samping itu, anak bisa berdendang di mana juga dan kapan pun. Apabila anak memiliki kendala dalam bernyanyi, kita dapat memulainya dengan teknik memperdengarkan terlebih dahulu untuk anak hingga mereka terbiasa mendengarkan. Pastikan lirik lagu yang diperdengarkan ialah lirik yang baik dengan lagu eksklusif anak-anak, semakin lama ucapan-ucapan yang terucap dalam lagu itu akan terbentuk di logika anak.

2. Tingkatkan Pembendaharaan Kata 
Saat anak sedang di rumah, di taman, atau di supermarket, anak bakal bertanya tidak sedikit hal, khususnya nama-nama barang yang dipasarkan di pasar misalnya. Itu ialah kesempatan orangtua untuk menyerahkan jawaban yang tepat, urusan ini akan meningkatkan perbendaharaan kata pada anak. Semakin tidak sedikit perbendaharaan kata, maka kepintaran bahasa anak pun bakal semakin berkembang.

3. Menggunakan Media Gambar
Potonglah gambar-gambar dari majalah, kitab atau apapun dapat menjadi media pembelajaran untuk anak. Anda dapat meminta anak melafalkan nama-nama benda yang ada dalam masing-masing potongan gambar tersebut. Saat anak melafalkan nama benda yang ada pada gambar, Anda dapat meminta anak untuk menciptakan kalimat dengan kata tersebut.

4. Percakapan Sehari-hari
Dalam pembicaraan sehari-hari, anak umur dini yang baru belajar berkata biasanya memakai kalimat pendek, contohnya dengan mengatakan, “Ma, Makan.” Ajarkan anak memakai kalimat menyeluruh dengan mengatakan, “Ma, bantu ambilkan saya makan.” Dengan terbiasa memakai kalimat menyeluruh dalam pembicaraan sehari-hari, Anda sudah mengajarkan untuk anak mengenai sopan serta bisa mengembangkan kepintaran bahasa pada anak.

5. Bercerita dan Berdongeng
Ceritakanlah suatu dongeng untuk anak melewati media kitab cerita. Pastikan Ayah bunda mendongengkan sang buah hati dengan sarat kesabaran, sampai-sampai kalimat-kalimat yang kita katakan mudah dicerna anak. Setelah itu, mintalah anak mengisahkan ulang dongeng yang diceritakan.

Anak-anak umur dini mempunyai pikiran yang bening dan belum mempunyai beban benak yang berat, sampai-sampai anak-anak tampak tidak mempunyai masalah. Hal berikut yang menjadi deviden dalam mengembangkan kepintaran bahasa pada anak sebab mereka bakal lebih mudah menilik kosakata baru. Ayah bunda, apakah telah siap menstimulasi kepintaran dengan teknik yang menyenangkan? Yuk, anda coba. (Ern)