Cara Supaya Anak Menjadi Gemar Membaca Buku

Minat baca usahakan mesti di stimulasi semenjak anak masih umur dini. Usia seorang anak semenjak 0-6 tahun itulah umur keemasan mereka. Pada masa ini, bila anak dididik secara benar maka seluruh potensi dan kepintaran yang ada pada diri si anak bakal terstimulasi dan tersebut sangat mempengaruhi untuk masa depan mereka kelak.

Sekitar 80 persen otak kanan berkembang pada periode ini sampai-sampai pada masa emas ini paling menilai dalam pembentukan karakter, kepribadian, dan pengembangan intelegensi permanen anak. Di umur emas berikut anak dapat menyerap sekian banyak informasi dengan cepat.

Untuk itulah peran orang tua pada masa emas tersebut paling dominan. Orang tua hendaknya bisa menjadi kawan sekaligus guru untuk anak supaya di umur emas ini potensi anak bisa dioptimalkan. Sayang sekali bila anda harus kehilangan moment di saat pertumbuhan periode kritis ini. Orang tua yang mempunyai interest lebih mengenai keperluan anak pada periode ini akan dominan positif pada perkembangan mereka.

Hal terpenting yang mesti anda tanamkan pada anak guna menumbuhkan Minat baca ialah memberikan contoh atau kebiasaan membaca yang rutin dilaksanakan setiap hari. Walaupun cuma 10 menit, namun konsisten dilakukan dengan cara yang menyenangkan.

Sayangnya, kondisi yang terjadi sekarang ialah para pendidik, baik tersebut orang tua dan guru jarang memberikan suri tauladan dan tidak menjadikan menyimak menjadi sebuah kebiasaan. Kondisi yang ada, malah orang tua cuma menyuruh anak menyimak tanpa mereka memberikan suri tauladan terlebih dahulu. Padahal hakikatnya anak pun sebagai peniru ulung, yang men-copy paste mayoritas kata-kata, sikap dan perilaku kita.

Namun di satu sisi situasi ini tidak bisa disalahkan juga, sebab mungkin dahulunya semua pendidik kita semenjak kita kecil, belum membiasakan menyimak sebagai kegiatan berkala. Sehingga anda pun tidak terbiasa untuk menyukai buku.

Bagaimana bila kondisi ini telah terlanjur demikian? Apakah terus bakal menjadi lingkaran hitam bahwa anda terus malas guna membaca, walaupun anda tahu bahwa menyimak itu tidak sedikit manfaatnya? Atau anda mau menggebrak lingkaran “malas” tersebut dengan menjadikan menyimak sebagai sebuah hal yang anda cintai ?

Jurus Jitu supaya Anak Gemar Membaca
Cara kesatu yang dapat menolong kita guna menggebrak lingkaran malas dalam menyimak buku ialah dengan mengolah persepsi atau teknik pandang negatif terhadap buku. Hernowo, dalam bukunya “Andaikan Buku Itu Sepotong Pizza” mengaku bahwa bila sekitar ini anda memandang kitab itu sesuatu yang seram yang mengandung teori-teori rumit, kini anggaplah kitab itu adalahteman baik, yang tidak jarang kali menemani anda di ketika kita suka dan duka.

Bayangkan semua buku, yang terdapat di sekeliling kita, laksana “makanan” yang sangat kita sukai. Apa yang bakal terjadi? Buku-buku tersebut jadi punya “rasa” dan “aroma” yang dapat membangkitkan selera santap kita. Kita bakal melahap buku-buku tersebut dengan kesenangan yang tiada tara. Tentu anda akan “memakan” buku-buku tersebut setiap hari, sebagaimana anda sarapan, santap siang, lantas makan malam, diselingi oleh ngemil pada senja hari atau ketika lain.

Cara kedua dengan menumbuhkan jiwa petualangan, maksudnya ialah petulangan menggali ilmu dan rasa hendak tahu terhadap sesuatu. Kenapa dapat begini? Kenapa dapat begitu? dan pertanyaan-pertanyaan beda yang mendorong anda untuk menggali tahu jawabannya. Bila ada urusan yang mereka rasa belum puas, mereka tetap akan terus bertanya sampai mendapat jawaban yang bisa buat mereka puas.

Bila teknik tersebut bisa dipraktikkan, nantikan hasilnya saat cinta terhadap membaca kitab mulai bersemi, tak mau rasanya bila sehari tidak berjumpa dengan buku. Hal ini lantas akan ditiru oleh anak-anak anda dan menjadikan menyimak sebagai kelaziman sehari-hari.

Menumbuhkan Minat baca memang dibutuhkan upaya-upaya tertentu dengan sarat kesabaran, konsisten, dan telaten. Ibarat kita merawat tanaman, maka mesti disiram, dirawat, diberi pupuk supaya tumbuh subur dan menghasilkan buah atau bunga cocok yang anda harapkan. Begitu juga dengan menumbuhkan Minat baca mesti dipupuk semenjak dini, secara perlahan namun konsisten supaya hasilnya bisa terwujud cocok dengan yang anda harapkan.

Mulailah dari diri anda sebagai pendidik guna memberikan suri tauladan membaca sebagai kebiasaan, layaknya “makanan” yang anda santap masing-masing hari, supaya anak bisa meniru mencicipi bacaan sebagai keperluan jiwa mereka. Bila ini bisa terwujud bakal menjadi bekal untuk anak saat mereka dewasa kelak. Alangkah indahnya bila saya dan anda bisa membentuk anak menjadi bibit unggul dengan buah yang manis dan bergizi tinggi sampai-sampai akan menebarkan kebajikan karena berfungsi untuk tidak sedikit orang. (Enn)